Wednesday, 9 September 2015

Contoh Biodata Diri (Daftar Riwayat Hidup)

Contoh Biodata Diri (Daftar Riwayat Hidup) - Hallo kembali kami selalu memberikan kabar terbaru dan mengingatkan sahabat semua yang sedang mempersiapkan diri dalam memasuki bursa lowongan kerja di Indonesia ini. Sahabat bisa melihat daftar riwayat hidup sebagai pelengkap anda dalam melamar kerja. Sebelum anda melihat Contoh Biodata diri atau daftar riwayat hidup coba simak ilsutrasi dibawah ini :;

Berikut langkah yang harus Anda lakukan untuk menjadi seorang eksekutif baru di perusahaan yang lebih baiks eperti dilansir dari Careerealism:
Pasarkan Diri Anda Melalui CV
Anda harus 'memasarkan diri' atau produk perusahaan Anda di daftar riwayat hidup (CV) untuk meyakinkan perusahaan yang Anda pilih mengapa Anda patut mereka pilih sebagai eksekutif. Tulis semua pengalaman kerja dan prestasi Anda di CV secara lengkap. Semakin banyak pengalaman anda dalam pekerjaan yang Anda tekuni sesuai bakat Anda, semakin meyakinkan bahwa Anda lah orang yang mereka cari
Jaringan luas
Sebagai eksekutif tentu harus memiliki banyak rekan kerja serta jaringan bisnis yang luas. Tetaplah berhubungan baik dengan mantan rekan kerja atau teman sepermainan Anda. Biarkan setiap orang dalam jaringan tahu bahwa Anda sedang mencari pekerjaan. Karena Anda tidak akan pernah tahu darimana pekerjaan yang baik akan datang.
Surat lamaran 
Mungkin sebagian dari Anda menganggap surat lamaran tidak terlalu penting. Namun, dengan melampirkan surat lamaran, merupakan kesempatan berharga untuk memasarkan diri Anda sebelum mereka melihat CV Anda.
Latihan wawancara
Meskipun seorang eksekutif akan selalu lancar berbicara serta presentasi dihadapan banyak orang, namun rasa grogi serta canggung saat melakukan wawancara akan selalu datang. Lakukan latihan dengan rekan Anda sebelum memasuki ruang wawancara untuk memperlancar serta membiasakan diri Anda dalam kondisi wawancara kerja.
Berpikiran positif
Setiap pencarian kerja, sewaktu-waktu akan terasa sulit. Akan ada penolakan beberapa kali. Jangan jadikan penolakan kerja menjadi hambatan, serta alasan Anda untuk berhenti mencari kerja.
Tetap berpikir positif bahwa masih banyak perusahaan lain yang lebih baik yang akan menerima Anda. Jangan mengatakan hal-hal negatif kepada diri Anda sendiri. Berbicara pada diri sendiri dengan cara yang positif, untuk membantu diri Anda mencapai potensi Anda.

Sumber : Contoh Biodata Diri & Contoh Daftar Riwayat Hidup

Monday, 7 September 2015

Promo Terbaru Tiket Masuk Dufan Oktober - November 2015

Image source : http://therealmenofnewyork.blogspot.com/2015/07/promo-harga-tiket-dufan-terbaru-juli.html
Tiket Promo Duffan Ancol Terbaru Oktober - November 2015 Pertama kali ke Dufan adalah saat remaja tahun 1985. Semua wahana coba dinaiki. Pokoknya seru abis. Anehnya ketika naik wahana yang "seram-seram" macam Ontang-anting, Alap-alap dan Ombang-ambing (waktu itu belum ada Halilintar dsbnya), saya tidak bisa teriak. Sebenarnya takut juga ketika berada di atas ketinggian, tapi mau menjerit malah tidak terdengar suaranya. Jadi cuma sesekali buka mulut dan kemudian tutup mulut, begitu terus, sementara mata berusaha tetap melihat ke segala arah.

Kemudian berikutnya ketika sudah jadi mahasiswa, tahun 1990. Kembali jalan-jalan ke Dufan. Ceritanya setelah Ujian Akhir, untuk menghilangkan "stress otak" saya mengajak teman-teman pergi ke Ancol. Jadilah kami pergi beramai-ramai naik angkutan umum dari Rawamangun. Sama seperti yang pertama, semua wahana dinaiki. Kali ini ada wahana Burung Condor dan Halilintar ! Saya pun ikut naik, dan yang paling seru adalah Halilintar. Dan lagi-lagi saya tidak bisa menjerit, tapi begitu kereta menukik ke bawah, otomatis kepala tertunduk dan selanjutnya tertunduk terus sampai menjelang selesai. Celakanya, teman saya begitu turun langsung muntah ! OMG, saya cuma bisa bersyukur tidak ikut muntah.

Tiket Promo Duffan Kali ini ada rekreasi ke Ancol. Lagi-lagi Dufan yang jadi tujuan. Saya pun ikut berbagai wahana. Salah-satu wahana yang baru adalah Arung Jeram. Saya lihat banyak anak-anak setelah naik Arung Jeram jadi basah bajunya. Sebagai guru, saya tidak mau ikut basah juga (maklum biar tetap kelihatan wibawa, gitu, padahal sih karena gak bawa baju ganti). Saya pun memperhatikan satu demi satu anak-anak yang duduk di bagian mana yang bajunya tidak basah. Ternyata anak-anak yang duduk di bagian kanan (dari penglihatan saya tentunya, kalau tidak salah) adalah yang tidak terkena semburan air. Maka saat bagian saya untuk naik ban besar, saya pun memilih duduk yang bagian kanan. Alhasil, alhamdulillah saya pun selamat dan  hanya bisa tertawa-tawa menyaksikan murid saya basah kuyup kena semburan air. (Duh, maaf ya nak, gurumu curang).
Sumber :